Friday, January 9, 2009

Gaza, Yaa Gaza...


Gaza, Yaa Gaza...

Kudengar sedih teriakanmu diantara rentetan-rentetan AK47
Kupandangi iba wajah-wajah bocahmu diantara kilauan roket-roket zionism
Yaa Allah !
Bagaimana kau bisa berlari, jika setiap sudut hanyalah api yang kau temui!!?
Dan dimana kau harus bersembunyi, jika setiap tempat hanyalah dingin yang kau dapati!!?


Gaza, Yaa Gaza...

Kudengar lantang suara takbirmu diantara dentuman-dentuman bom
Kupandangi hujan batu-batumu menahan laju puluru-peluru israel
Yaa Allah !
Bangunan-bangunan hanya tersisa puing-puing beton yang hitam, itukah rumahmu!!?
Dan jalanan-jalanan dibanjiri darah dan selonsong peluru, itukah kotamu!!?


Gaza, Yaa Gaza...

Pria-pria bahkan wanita-wanita yang tewas
Bocah-bocah bahkan bayi-bayi yang sekarat tubuhnya dipenuhi luka
Yaa Allah !
Kapan kau harus bekerja, jika setiap saat adalah pemakaman!!?
Dan kapan kau harus ke sekolah dan bermain, jika setiap waktu adalah perang!!?


Gaza, Yaa Gaza...

Sementara aku,
Dengan ditemani secangkir teh hangat, aku hanya bisa melihat beritamu yang memenuhi channel-channel tv
Dan sambil menghisap dalam rokokku, aku hanya bisa merangkai kata-kata ini
Pantaskah aku?!?
Yaa Allah !
Bagaimana aku bisa tertawa, padahal setiap hari mereka menangis dan meratap!!?
Dan bagaimana aku bisa tertidur lelap, padahal setiap hari mereka sekarat dan mati!!?


Gaza, Yaa Gaza...

Allahummansur ikhwaaninalmuslimiin fi falestiin...
Allahummansur ikhwaaninalmuujaahidiin fi falestiin...
Amiin Yaa Ar-Rahmaan!

Photobucket

Monday, January 5, 2009

Masih dia....

Jam masih terus berdetak
Hari masih terus berganti
Tapi wanginya masih tetap kucium

2008 masehi telah menjadi 2009 masehi
1929 hijriah telah menjadi 1930 hijriah
Tapi airmataku masih belum kering untuknya

Ya Allah!
Hampir tiga bulan berlalu
Tapi bibirku masih terus basah dengan namanya

Dia masih menguasai hidupku
Dia masih menggerogoti alam sadarku
Dia masih menjuarai anganku
Dia masih merajai mimpiku

Masih dia
Tetap dia
Selalu dia
Dan hanya dia


Popular Posts