Tuesday, February 10, 2009

Untitled 3

Duhai mawar yang selalu mekar di hatiku,
Aku bukanlah kumbang yang sekedar ingin menghisap madumu
Akupun tak ingin menjadi luka karena tergores duri-durimu...
Karna aku adalah semerbak harum dari wangi bungamu
Akupun ingin menjadi tangkai berduri yang selalu menyertaimu dan selalu menjagamu...


Duhai orang yang benderanya selalu berkibar di langit hatiku,
Walau penyair handal sekalipun takan sanggup menjelaskan betapa aku sangat mencintaimu...
Walau dokter handal sekalipun takan sanggup menjelaskan betapa sakitnya aku saat kau jauh dariku...


Duhai orang yang merajai setiap mimpi-mimpiku,
Percayalah, setiap tetes yang keluar dari mataku ini selalu memanggilmu dengan kalimat rindu...
Aku selalu merindukanmu saat matahari terbenam sampai matahari berikutnya berpijar kembali...


Duhai orang yang tak pernah alpa hadir dalam benakku,
Demi engkau aku rela mengorbankan hidup dan cita-citaku
Karena aku percaya, hanya dengan bersamamulah akan lahir kehidupan dan cita-cita baru yang lebih mulia dan menenteramkan jiwa...


Duhai orang yang telah merajai hatiku,
Apa kau tak tau itu?
Atau mungkin kau tak ingin tau?
Atau mungkin kau tak berani tau?
Atau mungkin kau pura-pura tak tau?
Entahlah!
Aku tak tau lagi....
Yang aku tau hanya,
Aku sayang padamu, sangat amat sangat menyayangimu....


No comments:

Post a Comment

Popular Posts